Tag: Komputer

Saya mengenai C++ dan C#

C++ didesain sebagai superset dari C, dan C# adalah turunan dari C++. Bahkan designernya, Anders Hejlsberg menyatakan bahwa C# dalam desainnya lebih mirip ke C++ ketimbang Java.

C# dan Java sendiri adalah dua bahasa yang serupa. Tapi tetap, masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda. Walau sama-sama mempunyai konsep Intermediate Language. Yaitu C# dengan MSIL dan Java dengan Bytecode-nya.

Baik, C++ dan C# menurut saya lebih dari ‘Bapak-Anak’, walaupun C# didesain dengan sangat bersih, dan efisien. Terkadang agak menyulitkan awam untuk mengerti konsep pemrograman.

Saya mempelajari C# dari buku “C# 4.0 Unleashed” karangan Bart De Smet. Buku yang mahal, dan saya sedikit menyesal. Pasalnya menurut saya bahasa yang dipakai Bart agak berputar-putar, dan walaupun ia menyatakan “tidak akan menampilkan rujukan yang menyebabkan ‘mental-jump'”, tetap saja dia mengatakan “perkenalkan! delegate.. perkenalkan! static method! Kita akan pelajari nanti.. di bab sekian..”

Itu jelas sekali membuat saya langsung membuka bab tersebut, tapi inilah kelebihannya, ia melakukan itu semua dengan baik. Pernyataan “jangan khawatir bila Anda tak mengerti segalanya sekarang, teruskanlah membaca dan semuanya meresap.” memang benar. Lama kelamaan saya menyukai buku ini.

Kembali ke topik. Menurut saya C# memunculkan fitur yang sebenarnya adalah konsep pemrograman pada C++, contohnya adalah delegate, sebuah konsep C++ yang dinamakan function pointer. Namun delegate bersifat type-safe dan object-oriented.

ProgLang Designing: Language basic structure.

Di artikel ini saya akan menjelaskan fundamental designing programming language. Dalam bahasa pemrograman, ada struktur kata-kata yang disusun sesuai aturan bahasa pemrograman itu, seperti halnya bahasa inggris, Anda harus menyusun kata dengan baik dan benar agar kalimat yang dibuat dapat diterima. Nah, struktur itulah yang disebut syntax. Contoh real dalam C# seperti ini:

[sourcecode language=”csharp”]
string name = “Rosmianto Aji S”;
[/sourcecode]

Jadi struktur kata-katanya seperti:

[sourcecode language=”csharp”]
string <NamaVar> = <IsiVar>;
[/sourcecode]

Simbol ‘=’ dan ‘;’ disebut semantik. Yaitu simbol yang dipakai dalam syntax. Sebenarnya definisi ini agak keliru. Yang benar adalah: “.. semantik adalah struktur simbol-simbol yang dipakai dalam syntax ..”, penerapan praktisnya sbb:

[sourcecode language=”csharp”]
var = namadepan & namabelakang;
// semantiknya adalah:     … = … & … ;
// tiga simbol digunakan dalam semantik ini.
[/sourcecode]

Contoh lain:

[sourcecode language=”csharp”]
calc = 1 + 2 – 3 * 1;
// semantiknya:    … = … + … – … * …;
// lima simbol untuk kasus ini.
[/sourcecode]

Selanjutnya. command disebut juga identifier, mudahnya lihat dibawah ini:

[sourcecode language=”csharp”]
string name = variabellain;
[/sourcecode]

bila diurai akan menjadi:

[sourcecode language=”csharp”]
[string identifier] [name variable] [equal] [variabellain variable] [semicolon]
[/sourcecode]

Baris yang diidentifikasi sebagai komentar harusnya diabaikan.

Apa sih yang membuat Office 2010 lebih cepat?

Microsoft Office 2010 LogoTahun 2010, Microsoft merilis versi Office-nya yang terbaru, Office 2010 dengan internal version 14 (klik sini, mengapa versinya bukan 13). Ternyata versi Office 2010 yang rilis resmi lebih masif ketimbang versi beta-nya. Ada banyak perubahan terutama interface yang menjadi lebih intuitif.

Perubahan interface yang mencolok jelas Ribbon-nya, yang kini lebih ramping, tidak menggembung layaknya Ribbon Office 2007. Office Button yang bulat besar kini tergantikan oleh kembalinya menu (tab) File. Ini jauh lebih mudah, nyaman, intuitif, dan efektif.

Yang saya kagum dari perubahan Ribbon ini adalah cara Microsoft mereduksi animasi dan menutupinya dengan interface lebih memukau. Saya akui Ribbon Office 2007 memang indah, namun Ribbon Office 2010 terkesan lebih soft, polos, dan tak kaku terlihat mata.

Coba Anda perhatikan, Animasi di Ribbon dikurangi. Tab Ribbon 2007, bila mouse-hover akan bertransisi efek fading. Namun tidak di Ribbon 2010, begitu pula dengan tombol-tombol dibawahnya. Namun, pengurangan itu tak begitu terlihat karena teralihkan oleh model Ribbon-nya.

Tab Ribbon Office 2010
Tab Office 2010

Tak ada lagi efek fading seperti saat Anda menglik Office Button yang besar , yang sekarang ada adalah expanding hingga menutupi seluruh ruang kerja. Dengan begitu, rendering lebih cepat, namun mengalihkan mata dengan tampilan full-nya. Seolah justru lebih keren tanpa efek fading (dan nyatanya memang lebih keren).

Perubahan di section Print Preview. Lihat, di Office 2010 Anda tak mendapatkan Print Preview konvensional seperti yang diterapkan Office 2007 kebawah. Sekarang Print Preview, ter-embed di sebelah menu dalam Tab File. Mengecewakan? Tentu, itu bagi Anda yang sangat terbiasa dengan Print Preview konvensional. Namun ini efektif, karena hanya dengan mengklik satu tombol Anda bisa dapatkan Print Preview dokumen Anda, serta pilihan ukuran kertas, printer, dan setting lain. Sebenarnya Print Preview yang lebih sempit tidak begitu mengganggu, karena justru Anda mendapatkan Print Preview + Page Setup + Print Setup + Margin Setup dalam satu tampilan. Ditambah fitur zooming yang lebih nyaman.

Lalu, dibagian Default Color Scheme, Office 2010 memakai warna standar Silver. Namun bila menginginkan lebih mirip Office 2007, ganti ke warna Blue. Atau Anda ingin yang cool? Try the black scheme instead!

Diluar tampilan, saat menginstalasi Office 2010, Anda akan disuguhkan pilihan instalasi paket Office, bila selama ini Anda hanya memakai Office Word, Anda bisa menginstalasi Word saja, tanpa perlu Excel, PowerPoint, OneNote, Publisher, dkk. Yang saat ini saya gunakan adalah edisi Professional Plus, lebih lengkap ketimbang edisi Standard/Student yang lebih murah.

Baik, sekarang kembali ke interface Office. Saat Anda membuka dokumen baru di Office 2010, Anda akan temukan tampilan lebih mini, bersih, dan tentunya lebih cepat. Ketimbang di Office 2007.

Yap, bila diperhatikan lagi, banyak sekali perubahan terutama perubahan minor, lainnya seperti fitur save ke format PDF dan XPS terintegrasi, recent file yang lebih luas dan mudah, security yang ditingkatkan. dan hebatnya Microsoft Office 2010 adalah versi Office pertama yang mendukung versi 32-bit dan 64-bit!

Unduh versi PDF dari artikel ini, klik [sini]

AutoHotkey tutorial Released!

Improved! Sebelumnya saya pernah membuat tutorial mengenai AutoHotkey. Namun tidak dirilis ke publik. Melainkan hanya kalangan tertentu saja.

Nah, saat ini saya telah menyelesaikan prototipe dari revisi tutorial AutoHotkey saya yang terbaru. Untuk me-review silahkan unduh [disini]

Dokumen tersebut berformat PDF, pastinya Anda tahu kan, software apa yang harus dijalankan?

Ok, dengan merilis tutorial ini diharapkan Anda dapat memberi kontribusi tentang dokumen tersebut, apa yang harus diperbaiki? Bagaimana layout-nya? Bagaimana gaya bahasannya?

Bila respon yang masuk cukup untuk dijadikan background. maka saya akan melanjutkan menulis tutorial tersebut, hingga tingkat Advanced.

Yap, sedikitnya beri kesan Anda terhadap tutorial saya ini. I’m looking for your comment!

Microsoft lompati Office 13 karena alasan magis!

Microsoft Office 2010
Microsoft Office 2010

Ada-ada saja Microsoft ini, pasalnya mereka sengaja tidak memberi internal version Office 2010 dengan 13 karena alasan magis, beberapa orang menganggap bahwa angka 13 adalah angka kesialan dan Microsoft termasuk mereka yang percaya.

Saat saya memakai Office XP (versi 10), lalu saya bermigrasi ke Office 2003 (versi 11), kemudian saya memakai Office 2007 (versi 12). Dari masing-masing versi, tidak ada keanehan. Namun setelah saya lihat preview Office 2010, pikiran saya tentulah Microsoft memberi versi 13, apa nyatanya? Microsoft malah melompati 13 untuk Office 2010. Jadi Office 2010 internal version-nya adalah 14.

Hal serupa juga dilakukan oleh Corel, pembuat aplikasi grafis CorelDRAW memakai versi ‘X3’, apa sih maksud dari X3 itu? Oh, ternyata Corel pun menghindari penggunaan angka 13 dengan menggantinya dengan angka romawi X.

Btw, bicara soal versi aplikasi, saya penasaran dengan Macromedia Flash (yang sekarang Adobe Flash) versi ke-7 alias MX 2004. Sebenarnya apa sih kepanjangan ‘MX’? Apakah “Macromedia X”, atau “Mister X”, atau “Motor rX King” (hehehe..)?

Misteri Flash yang lain, coba Anda buka Help/About, terus tekan Ctrl+Alt+M secara kontinyu, maka akan muncul nama si aktor John Malkovich. Pertanyaannya, apa hubungan Malkovich dengan Flash, apakah dia memberikan donasi $1000 (bisa kurang, bisa lebih)?, apakah dia hanya aktor favorit para pembuat Flash? Entahlah..

Sekarang kita kembali ke Office 2010, Seperti biasa, perilisan yang tergolong singkat biasanya tidak terlalu revolusioner dan masif, hanya tambalan celah-celah dan sedikit penambahan fitur, plus modifikasi User interface.

Office XP ke Office 2003 tidak signifikan, tapi Office 2003 ke Office 2007 (amat sangat) signifikan. Sama seperti sebelumnya, Office 2007 ke Office 2010 tidak signifikan.

Sampai tulisan ini dibuat, saya baru melihat Office 2010 preview, belum full. Mungkin saja Microsoft akan banting setir merubah Office 2010 sampai, ke “dalem-dalem”.. (hehehe) 🙂

Apa itu Rootkit?

Bila diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, Rootkit adalah Root = akar, dan kit = kotak peralatan. Jadi Rootkit adalah Kotak peralatan (yang umumnya berupa malware) yang mengakar (tertanam) dalam sistem operasi untuk memantau aktivitas yang dilakukan user.

Pengertian Rootkit yang lain adalah malware yang menyusup kedalam sistem untuk mengambil alih, memantau kerja sistem yang disusupinya.

Pada mulanya Rootkit dibuat untuk mengambil alih sistem yang mengalami gangguan, namun akhir-akhir ini teknik Rootkit dipakai untuk melakukan tindakan kriminal.

* Apa bahaya Rootkit?

Tingkat bahaya Rootkit relatif seperti malware lain (virus, worm) namun Continue reading “Apa itu Rootkit?”

Bagaimana cara membuat bahasa pemrograman sendiri?

Bahasa pemrograman saat ini sudah sangat banyak nama, jenis, berikut keunggulannya. Mulai dari yang populer (seperti Java, C++, VB, PHP, keluarga .NET,  Delphi, dst.) dengan segala kelebihan, kelemahan, dan tipe source-nya (entah itu open source atau closed source).

Bila Anda programmer, adakalanya Anda membenci (atau setidaknya merasa kurang pas) dengan bahasa pemrograman yang sedang dipakai. Entah itu C++ dengan banyak istilahnya, statement yang kurang tepat,  pemakaian suatu sintaks yang tidak (atau kurang) berguna, dsb. Continue reading “Bagaimana cara membuat bahasa pemrograman sendiri?”

Ayo! Optimasi kode program Anda.

Anda programmer? Aktif membuat program 1-2 tahun belakangan ini?
Cukup banyakkah program buatan Anda? Kalau ya, mari kita optimasi
kode program buatan kita!

Semenjak saya pertama kali menyentuh komputer tiga tahun lalu, dan
belajar pemrograman. Sampai saat ini, ratusan script untuk kepentingan
sendiri sudah saya buat. Tak terasa sudah sebanyak ini…
Wah, saatnya nostalgia!!

Mulai dari script pertama yang sangat jelek dibuka. Hihi, ternyata teknik
pemrograman saya tiga tahun lalu sangat buruk. Karena saya berbeda dengan
saya tiga tahun lalu, saya berpikir betapa bodohnya saya waktu itu, dan tentu
harus diganti teknik pemrograman dengan yang baru. Ternyata setelah dioptimasi,
kecepatan program lama saya meningkat antara 5-20x lipat. Wew!!

Tentu saja karena Continue reading “Ayo! Optimasi kode program Anda.”

bagaimana cara membuat tema Google Chrome?

Cara mengganti tema Chrome? Sudah biasa!
Cara bikin tema Chrome? Ini, baru luar biasa!
OK, Tentunya Anda tidak sulit mengganti tema Chrome.
Jadi akan kurang bermanfaat jika saya membuat artikel ‘ganti
tema’ saja.
Cukup intro-nya, sekarang bagaimana langkah membuat tema Google
Chrome?