Category: Oupreque (oprek)

Ubah Touchpad Netbook Bekas Jadi Mouse

Utak-atik ini dan itu, hari ini saya (nampaknya) berhasil memanfaatkan touchpad Netbook hasil pembongkaran tahun lalu (lihat post pembongkaran disini). Touchpad-nya bukan touchpad dari produsen terkenal seperti Synaptic, tapi dari produsen china anonim. Touchpadnya menggunakan komunikasi serial seperti yang dipakai pada mouse PS/2, jadi lumayan gampang buat diutak-atik. Nah, ini dia touchpad-nya:

Touchpad tampak belakang (sumber: Dok. pribadi)
Touchpad tampak belakang (sumber: dok. pribadi)

Sama seperti pin PS/2, touchpad ini punya 6 pin dengan 2 pin tak terpakai, sehingga menyisakan 4 pin (+VCC, -GND, Clock, dan Data). Informasi pinout bisa dicari di internet, saya sendiri gagal mendapatkan info pin untuk touchpad ini, walhasil saya harus coba-coba sendiri dengan multimeter (dan dengan brute force, hehe). Pin-pin ini bisa langsung dikoneksikan ke komputer yang punya port PS/2 mouse. Hmm, laptop saya tak ada port PS/2 maupun converter USB-PS/2, maka saya hanya bisa tes dengan Arduino.

Touchpad dengan kabel konektor
Touchpad dengan kabel konektor (sumber: dok. pribadi)

Saya langsung solder saja kabel konektornya dan dihubungkan ke Arduino. Kode yang saya pakai diadaptasi dari halaman ini. Oiya, data yang dikirimkan mouse sebetulnya berbeda dengan data yang dikirimkan oleh touchpad, sehingga sudah tentu harus ditangani secara berbeda. Saya tetap pakai sketch Arduino untuk PS/2 mouse hanya sebagai proof of concept. Jika anda berminat untuk betul-betul menjadikan touchpad menjadi mouse yang usable, silakan cermati artikel berikut ini.

Soldering connector
Konektor touchpad yang tersolder (sumber: dok. pribadi)

Touchpad yang sudah dihubungkan ke Arduino, siap untuk dites!
Touchpad yang sudah dihubungkan ke Arduino, siap untuk dites! (sumber: dok. pribadi)

Oke, connector touchpad sudah disolder dan terhubung ke Arduino. Mari kita coba lihat hasilnya di Serial Monitor Arduino:

Jendela Serial Monitor yang menampilkan data yang terbaca
Jendela Serial Monitor menampilkan data yang terbaca (sumber: dok. pribadi)

Yeah, data dari touchpad berhasil terbaca, angka biner di sebelah kiri adalah raw data yang diterima, sedangkan bagian tengah (X dan Y) adalah terjemahan kode binernya. Meski sukses, namun beberapa menit kemudian touchpad-nya tak merespon, setelah di goyang-goyang sedikit rangkaiannya, baru deh touchpad-nya merespon lagi. Nampaknya sambungan yang saya buat terlalu ringkih, tak reliable. Hmm, tak apalah, yang penting sudah terbukti bekerja dengan baik, kedepannya bisa disempurnakan lagi. 🙂

Bongkar LCD Netbook

Peringatan: Artikel ini sangat teknikal, jika Anda tidak tahu dan/atau memiliki perangkat yang dimaksud, artikel ini mungkin tidak berguna untuk Anda.

Siang ini saya baru saja membongkar netbook lama kakak saya, merek Ion. Netbook ini sebetulnya sudah rusak beberapa tahun lalu, sudah pernah dibongkar, tapi dipasang kembali karena dirasa saya kurang ilmu. Nah, sekarang saya bongkar kembali, tapi tidak dipasang kembali.

Saya langsung bisa bongkar casing-nya dengan mudah dan memereteli LCD display-nya. Niatnya saya ingin mengubah display netbook ini menjadi LCD eksternal. Nah, ini dia screenshot display yang berhasil saya ‘telanjangi’:

LCD Frontview - Copy
LCD Frontview

Continue reading “Bongkar LCD Netbook”

Permainan Puzzle Elektronik (1): Ide Awal

Baru-baru ini saya punya ide untuk membuat permainan elektronik. Permainan elektronik adalah permainan yang tentu saja memakai komponen elektronika. Jika Anda pernah bermain gamewatch (gimbot), maka Anda pernah bermain game elektronik.

Gamewatch alias Gimbot

Ide saya adalah menyediakan permainan sederhana yang addictive dan ber-genre puzzle. Saya tidak akan membuatnya terlalu canggih; tidak ada layar, tidak ada suara. Continue reading “Permainan Puzzle Elektronik (1): Ide Awal”

Dapat Joystick ‘rusak’ gratis

Update: Pemakaian istilah josytick di sini kurang tepat, nama device dalam artikel ini seharusnya adalah gamepad. Gamepad terkadang memiliki dua buah joystick, sehingga sering dirancukan dengan device joystick yang sebenarnya. Pun demikian, seharusnya pemakaian istilah joystick tidak merusak tujuan artikel ini.

Asyiik.. Beberapa hari kemarin saya dapat joystick gratis dari teman. Katanya sih rusak, makanya saya dibolehkan bawa pulang joysticknya.

Joystick yang berdebu
Joystick yang berdebu

Saya lihat, tombol R1 & R2-nya memang rusak. Setelah saya periksa, ternyata Joysticknya masih bagus, kalau kasus rusak fisik seperti ini bagi saya pasti bisa diperbaiki asal ada obengnya. Asyiikk, masih berfungsi baik ternyata. Continue reading “Dapat Joystick ‘rusak’ gratis”