Category: Arduino

Arduino Nano Every Pinout Diagram

The newly introduced Arduino Nano Every, Arduino Nano 33 IoT, Arduino Nano 33 BLE, and Arduino Nano 33 BLE Sense are currently not available to purchase. Estimated shipment is as early as mid-June 2019.

I will update this diagram accordingly. We don’t yet know the complete details of Arduino IDE supports for these boards.

Arduino Nano Every Pinout Diagram v0.1

How To Play Audio Directly From Your Arduino!

Dari segi kekuatan pemrosesan, Arduino memang terbilang minim: 16 MHz clock, 32 KB flash memory, 2 KB RAM (Arduino UNO). Meski minim kemampuan pemrosesan, arduino ternyata mampu melakukan hal-hal ajaib yang normalnya dikerjakan oleh development board papan atas. Hal ajaib ini salah satunya adalah memainkan file audio langsung dari memory flash-nya. Ntaps!

Normalnya supaya bisa memainkan file audio, Arduino harus dipasangi shield tambahan, seperti SD Card shield, atau boleh jadi shield audio player. Sehingga dengan begitu arduino hanya bertugas mengontrol audio playernya saja.

Namun bagi orang yang gemar eksperimen dan malas mengeluarkan uang, Arduino tidak boleh dibiarkan “nganggur” hanya mengatur-atur saja. Arduino harus dipekerjakan dengan keras!

Nah, untuk membuat arduino bisa memainkan file audio, kita bisa mengikuti tutorial yang disediakan di link berikut: http://playground.arduino.cc/Code/PCMAudio. Di bagian akhir disebutkan bahwa kita harus menyediakan file bernama sounddata.h yang berisi file audio kita. Nah loh, file header C kok isinya data audio?

Tenang, pada Arduino suara diproduksi menggunakan PWM (Pulse Width Modulation) yang frekuensinya bisa diatur dengan nilai 0-255. File header sounddata.h berisi urutan angka-angka yang nantinya dipakai untuk menghasilkan suara yang diinginkan.

Untuk menghasilkan angka-angka tersebut ternyata tidak sederhana juga, kita perlu program bernama wav2c. Program tersebut bertugas mengubah file audio wav yang kita miliki menjadi urutan angka-angka yang siap diupload pada Arduino.

Selain program wav2c, kita juga membutuhkan program sox. Sox ini berguna untuk memotong durasi file audio menjadi maksimal 10000 sampel (hanya beberapa detik). Oke, sebagai wrap-up, dan agar artikel ini mudah diikuti, saya sajikan tutorialnya dalam bentuk step by step:

  1. Pastikan sudah menginstalasi Audacity pada komputer Anda.
  2. Download program soxwav2c yang telah saya kostumasi khusus untuk Arduino di sini (link). Ekstrak ditempan yang aman.
  3. Buka audacity, pastikan Project Rate pada bagian kiri bawah diset pada 8000 Hz. Lakukan rekaman singkat. Dalam contoh ini saya coba merekam suara ucapan ‘test’:

    Project rate
    window test

  4. Potong file audio di bagian yang diperlukan saja.
    delete track
  5. Ubah tipe audio menjadi mono, dan hapus salah satu channel-nya:
    to mono
  6. Selanjutnya export file wav tersebut sebagai unsigned 8-bit PCM dan simpan di folder yang sama dengan program soxwav2c tadi.
    save
  7. Drag and drop file audio hasil export tadi ke convert.bat pada folder soxwav2c. Akan dihasilkan file sounddata.h
  8. Buat sketch baru pada Arduino IDE dengan program mengikuti http://playground.arduino.cc/Code/PCMAudio. Letakkan file sounddata.h bersama dengan file .ino yang dibuat pada folder yang sama.
  9. Hubungkan speaker biasa ke Pin 11 dan GND arduino. Akan terdengar suara ‘test’ setiap kali Arduino di-reset.

Selamat mencoba!

 

Unboxing Arduino UNO :) (review singkat)

Alhamdulillah, hari ini saya sudah menerima paket” Arduino yang dipesan hari senin silam. Perangkat yang langsung dibuat di Italia ini ternyata tidak begitu mahal kok 🙂 . Setelah saya mencari info yang cukup di internet, harga Arduino kloningan memang terpaut 100 ribu dari yang asli, tapi saya lebih memilih prestise yang asli karena memang paket ‘learning pack’ hanya menyertakan Arduino asli, tidak ada yang kloningan. Ngerti maksud saya? Hehe.. 😀
Saya memesan Arduino Paket Belajar di www.indo-ware.com seharga 350.000, dalam paket ini saya mendapatkan tambahan kotak ‘makan’, beberapa sensor, keypad, kabel USB, dan sekeping DVD yang berisi video tutorial, ebook, dan software pendukung Arduino, sepadan dengan yang saya bayarkan.Bandingkan dengan membeli Arduino UNO satuan seharga 300 ribuan, yang saya dapat hanyalah UNO alias SATU. 🙂 (uno dalam bahasa Italia berarti satu) Continue reading “Unboxing Arduino UNO 🙂 (review singkat)”

Arduino, si mikrokontroller mini dari Negeri Valentino Rossi

Alhamdulillaah. Tahun ini saya sudah lulus dari SMA, dan mulai masuk PTN. Nah, berhubung saya masuk Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, ada baiknya saya mulai berkenalan dengan ‘calon’ teman baik saya nanti, yaitu mikrokontroller. 🙂

Hmm, saya dulu memang pernah mendengar istilah mikrokontroller, di benak saya alat itu hanya sirkuit kecil yang mengatur jalan lengan-lengan robot di lomba robotika. :p
Pikiran saya memang betul waktu itu, tapi itu hanyalah satu dari sederet kemampuan mikrokontroller. Mikrokontroller dapat mengendalikan helikopter, MP3 Player, pengukur suhu tanah, bahkan di dalam mouse kita. :p Dahsyat ya? Hehe.. Continue reading “Arduino, si mikrokontroller mini dari Negeri Valentino Rossi”